SERBU ‘SARANG BANDIT’ !

Bukan, saya bukan menyuruh kita untuk menyerbu sarang bandit secarah harfiah. Bandit yang saya maksud pun bukan bandit secara harfiah, tapi saya meminjam bahasa guru bimbel dulu, dan beberapa tulisan yang pernah saya baca di koran tentang pemerintah kita (dalam arti luas) yang kini dikuasai oleh para ‘bandit’. Apa tidak terlalu kasar menyebut mereka bandit? Yaa.. memang sedikit kasar, tapi melihat apa yang telah mereka perbuat: korupsi, suap, pemalsuan anggaran, pembohongan publik, perampokan aset negara dan kegiatan tercela lainnya memberi saya alasan untuk menggunakan istilah ini.

Tapi harus diakui, masih ada orang-orang mulia di pemerintahan sana yang masih memikirkan nasib rakyat secara tulus. Tapi apa yang mampu mereka perbuat di tengah kepungan para bandit?

Berbicara mengenai bandit, ada satu hal yang saya rasa cukup aneh. Oleh masyarakat, para bandit tersebut bukannya mendapat sanksi sosial, tetapi malah disanjung setinggi langit karena kekayaannya. Anda tidak percaya? Perhatikan saja di sekeliling anda apa bila ada pejabat atau non-pejabat bandit yang kaya raya, pasti akan dijunjung tinggi dan diperlakukn istimewah karena kekayaannya. Walaupun orang yang menyanjungnya itu sudah tahu bahwa mereka itu pencuri uang rakyat. Dan sedihnya, orang-orang jujur yang tidak memiliki kekayaan layaknya bandit tersebut malah terkadang diperlakukan secara tidak pantas. Perhatikanlah kalau tidak percaya, karena saya sudah melihatnya sendiri. Entahlah apa yang terjadi dengan pola fikir masyarakat kita sekarang. Padahal bandit-bandit itulah yang membuat banyak dari mereka menjadi miskin.

Namun fokus tulisan saya bukan itu. Saya hanya terfikirkan dengan anak-anak muda sekarang, yang karena kondisi pemerintahan yang diangap rusak dan kotor, malah anti untuk masuk pemerintahan. Banyak dari mereka yang mengaku ingin memperbaiki bangsa ini, tapi sangat jarang dari mereka yang setidaknya berencana untuk masuk pemerintahan. Padahal itulah cara paling efektif untuk mengubah bangsa ini (bukan berarti itu satu-satunya cara). Sebagai contoh, saya cukup sering mendengar pertanyaan berikut: mengapa Kota Bandung tidak tertata dengan baik padahal terdapat banyak ahli planolog di sini? Hal itu disebabkan karena bukan ahli planologi-lah yang mengambil kebijakan mengenai tata kota di Bandung ini, sehingga sehebat apapun ahli planologi tersebut kondisi Bandung tidak akan banyak berubah jika pemerintahan Kota Bandung tidak diisi oleh orang-oran yang peduli dengan tata kota yang baik.

Itu hanya sebuah contoh kecil. Coba kita fikirkan, bila ratusan atau bahkan ribuan anak muda yang memiliki keinginan yang kuat untuk memperbaiki bangsa ini, masuk ke pemerintahan negeri ini dan mereka menjadi mayoritas di sana, serta memiliki pengaruh yang kuat, perubahan apa yang bakal terjadi? Tetapi bila para pemuda tersebut malah enggan untuk masuk, tentu itu merupakan kabar gembira bagi para bandit, serta pemuda calon bandit yang ingin masuk ke pemerintahan untuk hasrat pribadi. Begitu pun bila pemuda dengan keinginan mulia tersebut hanya minoritas, atau bahkan sendirian, tentulah dia atau mereka tidak berdaya dan sangatlah mungkin mereka akan terasuki pikiran-pikiran kotor para bandit.

Namun tulisan ini bukan diniatkan untuk menggurui atau memaksa kita untuk masuk ke dalam pemerintahan kelak, tetapi untuk dijadikan bahan renungan termasuk oleh saya sendiri. Selain itu untuk masuk dan memegang amanah di pemerintahan tentu kita harus memepersiapkan diri secara matang dan saya sendiri merasa saat ini belum siap untuk itu. Karena itu kita harus mulai menyiapkan diri kita mulai saat ini dan setidaknya memiliki impian untuk memperbaiki bangsa kita tercinta.

Memang, untuk memperbaiki bangsa tidak cukup hanya dengan impian, tetapi semua perubahan berawal dari sebuah impian.

“serbu sarang bandiiittt!!”

 

Muhammad Azka Gulsyan

2 pemikiran pada “SERBU ‘SARANG BANDIT’ !

  1. menurut gw mah gak masalah. gak selamanya “like father like son” itu bener. yang jadi masalah klo dy udah satu pikiran dg keluarga ‘bandit’ nya dan masuk pemerintahan hanya untuk melanjutkan dinasti politik para ‘bandit’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s