Mengkonstruksikan pikiran..

gw membaca di suatu buku, dalam sebuah bagian isi nya kurang lebih begini..

“Masalah utama disertasi saudra” kata seorang peguji, “ialah anda adalah seoran pemborong bahan bangunan bukan seorang arsitek yang membangun rumah. Memang batanya bertumpuk banyaj sekali, tapi tidak merupakan dinding. Kayupun bertumpuk sekian meter kubik, tapi tidak merupakan atap. Sebagai ilmuan saudara harus membangun kerangka dengan bahan2 tsb, kerangka pemikiran yang orisinil dan meyakinkan,disemen oleh penalaran dan pembuktian yang tidak merahukan..” (Jujun S. Suriasumantri. 2003)

Pas gw baca (jeeng…) gila ini gw bgt! gw dari dulu emg suka bgt sih baca buku meski pengetahuan gw belum sebanyak orang2 hebat di luar sana. Namun seperti tulisan di atas, gw ngerasa belum mampu mengkonstruksikan pengetahuan2 atau pemikiran2 yang gw dpt dari buku2 yang gw baca.

Bingung sih awalnya gmn caranya. Tp gw ngerasa semenjak kuliah dan jd sering diskusi dg mahasiswa2 lain, gw ‘dipaksa’ utk mengkonstruksikan pikiran2 gw, jd gw mulai belajar mengkonstruksikan pikiran2 yg ada. Apalagi semenjak mw belajar nulis, itu lebih2 akan ‘dipaksa’ mengkonstrulsikan pikiran secara runut dan teratur.

Semoga ajalah dg sering2 diskusi dan menulis gw jd mampu menkonstruksikan pikiran gw sehingga gw punya “kerangka pemikiran yang orisinil dan meyakinkan,disemen oleh penalaran dan pembuktian yang tidak merahukan..” kayak yg ditulis di buku yg gw kutip di atas.

Jadi bener bgt kata kakak kelas gw, mahasiswa itu harus MEMBACA, BERDISKUSI, dan MENULIS

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s