Belajar dari Teman

Mungkin inilah yang membuatku sangat senang dapat berteman, atau mungkin bersahabat, dengan Okie. Ia bebas dari ambisi, bebas dari narsisme, bebas dari ego, bebas dari kesilauan akan kesuksesan versi orang banyak. Terus mencari ilmu dan pengetahuan hanya untuk bisa semakin dekat dengan kebenaran. Otaknya tidak diapakai untuk berfikir tentang pengakuan yang akan didapat dari ilmunya yang berlimpah. Dan inilah mungkin yang membuat silaunya jarang terlihat, dikalahkan oleh orang-orang yang memang potensi otaknya digunakan untuk membuat seribu satu strategi untuk mendapatkan perhatian. Tapi toh pada akhirnya orang akan tahu, siapa yang orang bebas sejati, siapa yang brahmana sejati.

Mungkin sanjungn ini berlebihan, tapi biarlah bila ternyata memang berlebih. Niatku hanya agar aku bisa belajar darinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s