Pagi Aneh

Aku terbangun. Entah mengapa kasur yang ku tiduri terasa jauh lebih nyaman. “Oh benar, ini di rumah, bukan lagi karpet himpunan”.

Lalu aku berdiri, keluar kamar, dan disambut oleh senyuman dan ciuman bunda ku. Aku duduk di sofa. Mangambil ponsel untuk mencari beberapa informasi. Informasi yang Lalu berdiri. 

Menuju kursi piano. Membuka penutup, dan mencoba menekan tuts putih hitam ini. “Mengapa terasa begitu berbeda?”. Tutsnya terasa dangkal dan berat.  Mungkin karena aku telah menjadi terbiasa dengan tuts keyboard di kostan. Sial, padahal jauh lebih menyenangkan dengan piano.

Tiba-tiba ayah menyuruh ku berhenti sebentar, karena mau berbicara hal penting dengan kakak ku. Suara piano memang akan terdengar seisi rumah bila dimainkan.

Mereka selesai bicara. Aku mencoba melanjutkan. Diam. Lalu aku memikirkan nada-nada yang tepat. Ide tidak juga muncul. “Bodoh! Harusnya dalam urusan begini jangan kau pikirkan, tapi rasakan! Gunakan perasaan kau!”.

Benar. Aku coba keluarkan segala perasaan. Entah apa perasaan yang keluar ini. Senang? Sedih? Bingung? Bodoh? Bahagia? Cemas? Tenang? Yakin? Ah, sial, tidak jelas. Aku jadi tidak bisa menyalurkan perasaan ku lewat piano. Sial. Padahal ini adalah kegiatan yang paling aku rindukan setiap pulang.

Lalu aku mencoba memikirkan nada dan harmoni yang aku ingat. “Hey bodoh! sudah ku bilang percuma menggunakan pikiran keras kau untuk bermain piano”. Diam kau. Aku mulai menekan tuts-tuts yang keras dan dangkal. Kau dengar? Kau dengar nada dan harmoni itu? “Yah, aku mendengar nada dan harmoni, tapi dalam kehampaan”. Berisik kau. Siapa peduli hampa atau tidak? Yang penting aku dapat mengeluarkan lagu yang indah. “Kamu peduli”.

Bodoh. “Memang hidup penuh dengan kebodohan, bukan kah begitu?”

Kau memang sungguh bodoh.

“Baiklah, tidak apa bila ternyata aku bodoh, anak pintar” Dan kamu tersenyum. SIal. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s