“Jadi?” tanya kamu merusak diam kita.

“Jadi apa?”

 “Jadi, kamu tidak sedih?” memperjelas pertanyaan sembari menatap ku.

Aku menyenderkan kepalaku ke tangan kiri, dan mengaduk-ngaduk teh tarik ku dengan tangan kanan. “Entahlah. Sebagian besar lamunanku mungkin memang tentang kamu. Tapi aku tidak yakin apakah aku sedih. Lagi pula…” Aku diam sejenak, mencoba mencari kata yang tepat.

“Lagi pula apa?” tanyamu tidak sabar.

“Lagi pula yang akan berpisah hanyalah fisik kita”

“Maksud kamu?”

“Maksud aku, ya hanya fisik kita yang berpisah. Dan selama ini hubungan kita tidak begantung dengan kontak fisik, kan? Maksudku, kita memang sembari awal jarang bertemu secara fisik, apalagi bersentuhan. Jadi  aku berfikir seharusnya berpisah secara fisik bukanlah suatu masalah besar.”

“Teori yang bagus, kamu memang pandai berteori.” Jawab kamu, sambil tersenyum tipis dan memainkan cangkir kopi hitam mu.

“Tentu saja, karena itu aku mau menjadi dosen hehe” Kataku sembari tertawa ringan, yang juga diikuti oleh kamu.

“Kalau begitu aku harus pandai mengungkap fakta haha.”

“Jadi, apa fakta yang akan kamu ungkap?” tanyaku menggoda.

“Fakta bahwa, nanti kamu akan menangis?”

“Haha lupakan saja. Aku tidak akan menangis. Bahkan aku lupa kapan terakhir kali menangis. Tapi bukankah itu sudah jadi fakta dirimu?”

“Sial” katamu, tersenyum sesaat, lalu kembali memainkan cangkir kopi hitam mu.

“Tapi menangis itu baik.”

Kamu hanya tersenyum tanpa menatap. Lalu kembali diam.

“Jadi..”

“Apa?”

“Sampai kapan kita membohongi diri kita?”

“Maksud kamu?”

“Aku rasa teori mu salah.”

Aku kembali diam. “Mungkin. Aku rasa aku terlalu banyak menggunakan asumsi yang kurang kuat.”

“Bukan itu maksudku.” Ujarmu, menandakan gagalnya upaya pembelokan yang aku lakukan.

“Baiklah, aku mengerti. Soal itu aku hanya bisa bilang,

bersabarlah. Nanti akan ada waktunya.”

 

Lalu kita kembali menikmati diam. Entah mengapa langit Jakarta malam ini terasa sejuk.

Satu pemikiran pada “

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s